Akhirnya Terungkap! Telur atau Ayam yang Lebih Duluan?

Akhirnya Terungkap! Telur atau Ayam yang Lebih Duluan?

Selama bertahun-tahun lamanya, pertanyaan terkait lebih dahulu mana antara ayam atau telur telah menjadi perdebatan.

Pertanyaan simpel,tetapi tak sesederhana jawabannya.

Demi mendapatkan jawaban atas pertanyaan ini, bahkan sejumlah ilmuwan pun terus melakukan riset, Entah sejak kapan pertanyaan dan perdebatan terkait ayam dan telur ini mulai mencuat?

Namun, tidak sedikit yang berpendapat ayamlah yang lebih dulu ada. Tapi tak jarang juga yang berasumsi telurlah duluan yang muncul di dunia.

Walaupun begitu, perihal ini belum sampai pada jawaban mantap dan mengambang saja pada hipotesa.

Akhirnya Terungkap! Telur atau Ayam yang Lebih Duluan?

Akhirnya Terungkap! Telur atau Ayam yang Lebih Duluan? (Sumber: dafunda.com)

Melansir dari laman IDN Times, Stephen Hawking yang merupakan salah satu orang dengan IQ jajaran tertinggi di dunia, mulai membawa kendala ayam dan telur ini dengan lebih serius.

Stephen Hawking yang pernah mencetuskan sejumlah teori Fisika universal (dan kontroversial) itu menyebutkan bahwa yang duluan ada adalah telur. Seluruh orang saat tersebut percaya padanya begitu saja, karena dia dianggap pandai.

Betulkah konklusi Hawking telah tepat?

Jawaban Stephen Hawking soal telur duluan itu SALAH! Yang betul adalah ayam duluan.

Fakta ini sudah diungkapkan oleh peneliti-peneliti Inggris pada musim panas tahun 2010.

Mereka meretakkan telur ayam sampai alhasil mereka menemukan bahwa protein yang diperlukan untuk membentuk cangkang telur tersebut secara khusus Cuma ditemukan di ovarium dari ayam.

Sehingga gampang disimpulkan bahwa ayam tersebut ada duluan, karena cangkang telur tidak bisa dibuat tanpa protein tersebut.

Kemudian darimana ayam berasal? Apapun nama spesiesnya masa dulu, ayam sudah berevolusi dan mengalami beberapa penyesuaian adaptif alam hingga menjadi wujudnya yang seperti saat ini.

Protein Ovocledidin-17

Penelitian yang sama juga menguak bahwa telur memerlukan protein eksklusif untuk terbentuk dan penemuan ini menggiring pada penemuan yang lebih berguna untuk hidup manusia.

Protein ovocledidin-17 mengontrol proses kristalisasi cangkang telur dan tanpanya, cangkang tidak akan bisa terbentuk.

Peneliti-peneliti hanya berusaha untuk mendinginkan perdebatan antara Hawking dengan kebanyakan peneliti lainnya.

Justru dengan pertanyaan sederhana ini bisa membuat para peneliti menemukan langkah-langkah menakjubkan yang bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

Siapa sangka dari pertanyaan sederhana ini: duluan mana telur atau ayam, malah justru bisa membawa dunia ke arah yang lebih baik.

Pertanyaan-pertanyaan simpel kadang memang menyimpan jawaban rahasia alam yang tidak biasa.