Peluang Usaha Menjanjikan Dengan Kreasi Mendesain Bunga

Peluang Usaha Menjanjikan Dengan Kreasi Mendesain BungaSiap Bisnis – Katakanlah dengan bunga. Ungkapan lawas tersebut masih berlaku sampai kini untuk memberi kata-kata kepada orang yang disayang.

Namun saat ini, katakanlah dengan bunga tidak hanya sebatas berbentuk karangan bunga hidup saja, atau bisa juga setangkai bunga utuh seperti bunga mawar. Karena, sekarang mulai tren ungkapan perasan atau kata-kata bisa dinyatakan dengan produk bunga palsu alias imitasi. Mengikuti tren di masyarakat yang lagi berkembang.

salah satunya adalah buket bunga yang terbuat dari flanel, kain yang terbuat dari wol tanpa tenun dan kertas. Alasannya termasuk simpel saja, bunga palsu itu lebih tahan lama dan awet ketimbang bunga hidup yang hanya bisa bertahan dalam hitungan hari saja. Selain itu, tidak kalah cantik dengan yang asli.

Agustin Ika Pratiwi pemilik Triaka Project, salah usaha pengrajin bunga imitasi, mengaku rangkaian bunga berbahan flanel dan kertas ini memang sedang naik daun. Kebanyakan rangkaian bunga tersebut digunakan untuk hadiah wisuda. Sebab setiap tahun ada anak wisuda, saya rasa, tren bunga ini akan lama dan prospek usahanya bagus

Ini dibuktikan dari hasil usaha Agustin. Dalam sebulan, ia bisa mendapatkan lebih dari 20 permintaan buket bunga. Tidak hanya melayani di wilayah Yogyakarta saja, yang menjadi basis usahanya, ia juga banyak mengirim hasil karyanya ke wilayah Jakarta, Bekasi, dan kota lainnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Namun, dia tidak menerima semua produk buket bunga. Sebab ia hanya melayani pesanan untuk buket atau rangkaian bunga di atas lima puluh tangkai saja. Adapun waktu pengerjaan membuat buket bunga tersebut merupakan sekitar satu  sampai dua  hari.

Agustin sendiri mematok buket bunga buatannya dengan harga Rp 8.000 per tangkai. Adapun untuk buket bunga sampai 143 tangkai ia banderol Rp 300.000. Dalam sebulan, omzet yang bisa dia dapatkan bisa mencapai jutaan rupiah.

Sejatinya, Agustin mebuka peluang usaha ini sekitar 2  tahun yang lalu secara otodidak di kota pelajar. Ia tertarik terjun di bisnis tersebut sebab tertarik melihat orang lain yang merangkai bunga flanel di pasar. Dari situlah dia mulai mengasah ketrampilan hingga kini.

Sevika Ranita Dewi asal Semarang Dia membanderol buket hasil karyanya mulai dari Rp tiga puluh lima ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung dari model dan jumlah bunga yang diminta konsumen.

Dalam sebulan, Sevika Ranita Dewi bisa meraup omzet yang cukup lumayan, yakni antara Rp lima juta sampai Rp 7 juta. Selain membuat buket, ia juga menerima pembuatan dekotarsi bunga kertas. Biar tidak cepat rusak, saran Sevika, bunga imitasi ini juga kudu dijaga – Siap Bisnis